Website Screenshots

newsFlash

Profile Facebook Twitter My Space Friendfeed You Tube
Kompas Tempo Detiknews
Google Yahoo MSN
Blue Sky Simple News Simple News R.1 Simple News R.2 Simple News R.3 Simple News R.4

Saturday, October 17, 2009 | 9:56 AM | 0 Comments

Cermin Tidak Berbohong

Cermin Tidak Berbohong
Berbelanja pakaian member kita kesempatan langka menghadapi realita saat berkaca di cermin. Kita semua pernah mengalami. Baju yang terlihat bagus tergantung di rak memberikan kesan metamorphosis dalam perjalanan ke kamar-pas. Di kamar pas Anda berdiri memakai baju yang sudah jelas dimaksudkan untuk dipakai orang lain juga. Kemudian, pada saat yang sama, tirai terbuka dan seorang pramuniaga mengintip dan mengagumi, “wow, baju itu sangat cocok untuk Anda!”.
Bagaimana Anda merespon kenyataan yang berlawanan ini?
1. Langsung memberikan jawaban:”Kau bercanda ya. Ini kelihatan jelek sekali”.
2. Memberikan alasan spesifik mengapa Anda tidak menyukai baju itu: “Kerahnya terlalu lebar dan saya tidak suka dengan lengan baju yang bergerombol di dekat kancing”.
3. Tidak mempedulikan komentar itu: “Terima kasih, tapi saya akan mencari-cari lagi”.
4. Menerima pujian itu dan berkata: “kau pikir begitu? Baiklah, saya beli”.


Cermin Tidak Berbohong
Berbelanja membeli baju dapat disamakan dengan petualangan spiritual, khususnya saat menilai diri secara kritis selagi mencari sesuatu yang sempurna untuk mengekpresikan identitas Anda yang sebenarnya. Pakaian menunjukkan identitas diri. Dipilih dengan harapan menunjukkan identitas diri dan fisik terbaik, atau yang lainnya. Cara merespon pujian pramuniaga menunjukkan aspek yang paling Anda hargai.
1. “Kau bercanda ya. Ini kelihatan jelek sekali”à cermin tidak berbohong. Cermin ini juga sering berkata bahwa Anda kelihatan baik sehingga dapat melangkah dan mendapat pujian. Kebanggan terbesar Anda terletak pada penampilan. Anda tidak akan membiarkan pramuniaga manapun yang sedang mencari korban menghancurkan penampilan yang telah Anda perjuangkan dengan keras.
2. “Kerahnya terlalu lebar dan saya tidak suka dengan lengan baju yang bergerombol di dekat kancing”à Anda mungkin tidak selalu kelihatan sempurna, tapi menolak diperlakukan seperti orang bodoh. Anda tahu kekuatan pikiran diri sendiri untuk merasakan dunia dengan jelas. Kebanggaan inteletual Anda tidak akan bisa dibohongi. Gaya pribadi Anda adalah suatu ekpresi perasaan yang halus dan kekuatan perbedaan yang hebat. Anda tidak akan mengkompromikannya untuk alasan apapun.
3. “Terima kasih, tapi saya rasa akan mencari-cari lagi”à Filosofi Anda adalah “inilah aku, orang lain adalah orang lain”. Anda tidak pernah membiarkan kedua hal itu membingungkan Anda.tidak ada titik pusat kebanggan dalam diri Anda, kecuali hal yang membanggakan dari keberadaan Anda. Pada akhirnya, Anda terus berjalan dan membiaran orang lain berpikir, berkata-kata, dan melakukan apapun yang mereka suka.
4. “Kau pikir begitu? Baiklah, saya beli”à Anda belum menemukan sumber kebanggan di dalam diri sendiri. Jika memilikinya, Anda tidak akan membiarkan orang lain memanipulasi dan menipu seperti itu. Sudah waktunya Anda melihat ke cermin. Anda mungkin akan terkejut, ternyata menyukai apa yang Anda lihat. Lagipula,membayar semua baju yang tidak diperlukan dapat menjadi kebiasaan yang mahal.  



0 komentar:

Post a Comment

 
Copyright © 2010 - All right reserved | Template design by Herdiansyah Hamzah | Published by Jurnalborneo.com
Proudly powered by Blogger.com | Best view on mozilla, internet explore, google crome and opera.