Website Screenshots

newsFlash

Profile Facebook Twitter My Space Friendfeed You Tube
Kompas Tempo Detiknews
Google Yahoo MSN
Blue Sky Simple News Simple News R.1 Simple News R.2 Simple News R.3 Simple News R.4

Sunday, November 29, 2009 | 11:26 PM | 2 Comments

The Bicycle Thief Tonggak Humanistik Di Layar Lebar


Keadaan Italia seusai mereka ditaklukan pasukan sekutu pada Perang Dunia 2 membuat Negara ini hidup dalam keterbatasan kemampuan pemerintah untuk mengakomodasi kepentingan rakyatnya. Satu lahan pekerjaan diperebutkan oleh ratusan orang, tak terkecuali sebuah keluarga kecil di Roma. Setelah dua tahun menganggur, Antonio Ricci seorang ayah dari 2 anak mungil akhirnya berhasil juga mendapatkan pekerjaan sebagai pemasang poster-poster di pinggir jalan. Tapi untuk mempermudah pekerjaan itu, ia harus memiliki sebuah sepeda dan Ricci memang harus memilikinya sebab merupakan bagian dari persyaratan lamaran "No bicycle, no job". Maka sang istri Maria Pawns dengan keikhlasannya merelakan seprei mereka yang jelas sulit mereka beli lagi, dijual untuk kemudian membeli sepeda. Belum lama dinikmati, sepeda itu tiba-tiba hilang dicuri! Bersama sang putra, Antonio pun memulai perburuan mencari sepeda yang hilang. Mulai dari cara tradisional yaitu menghubungi polisi, namun sangat disayangkan tidak ada respon yang baik dari para petugas. Berjam-jam mereka mengelilingi kota Roma, hampir tak ada hasil juga, Ricci pun kemudian berpikir menggunakan sisa uang di kantong untuk bertanya pada seorang peramal kepercayaan sang istri. "Anda akan menemukan sepeda dengan cepat, atau tidak sama sekali", begitulah jawaban si peramal, kontan saja hal ini membuat Ricci berang dan merasa ditipu.
Hampir putus asa, Antonio Ricci pun berusaha terus terang pada putranya yang masih kecil, bahwa keluarga mereka akan kelaparan jika ia tak mampu bekerja kembali. Beruntung tak lama sang pencuri pun ia temukan. Sementara Bruno (putranya memanggil polisi), si pencuri terus saja berusaha mengelak, dan ooops! Tiba-tiba ia menggelepar di tanah berpura-pura ayan. Dasar sial tetangga sang pencuri malah balik menuduh Antonio Ricci memfitnah seorang pemuda yang tak mungkin mencuri. Polisi sendiri justru berkata bahwa Ricci memang melihat sang pencuri,tapi ia tidak menangkap basah perbuatannya sehingga segala apa yang Ricci tuduhkan hanya sia-sia. Telah lama ia mencari namun hasil postif juga tak kunjung datang, lelaki yang sudah putus asa ini pun terpikir untuk mencuri sepeda orang lain. Film yang disutradarai oleh Vittorio de Sica adalah film paling terkenal neo-realis, sebuah gerakan yang dimulai oleh Roberto Rossellini's Rome, Open City (1945), yang berusaha untuk memberikan tingkat baru realisme ke bioskop dengan memberi sentuhan lebih pada nilai-nilai humanistik.

Reblog this post [with Zemanta]

2 komentar:

Anonymous said...

tengkyu informasinya

Anonymous said...

nih film asyik punya ya boss...abis tuh nonton juga citizen kane

Post a Comment

 
Copyright © 2010 - All right reserved | Template design by Herdiansyah Hamzah | Published by Jurnalborneo.com
Proudly powered by Blogger.com | Best view on mozilla, internet explore, google crome and opera.