Website Screenshots

newsFlash

Profile Facebook Twitter My Space Friendfeed You Tube
Kompas Tempo Detiknews
Google Yahoo MSN
Blue Sky Simple News Simple News R.1 Simple News R.2 Simple News R.3 Simple News R.4

Tuesday, August 18, 2009 | 11:27 AM | 0 Comments

puisi cahaya bulan By Nicholas Saputra



Nicholas Saputra – Puisi (Cahaya Bulan)


Puisi (Cahaya Bulan) - Nicholas Saputra


akhirnya semua akan tiba pada suatu hari yg biasa

pada suatu ketika yg telah lama kita ketahui

apakah kau masih selembut dahulu memintaku minum susu

dan tidur yang lelap, sambil membenarkan letak leher kemejaku


kabut tipis pun turun pelan-pelan di lembah kasih

lembah pandalawangi 

kau dan aku tegak berdiri melihat hutan” yg menjadi suram

meresapi belaian angin yg menjadi dingin


apakah kau masih membelaiku semesra dahulu

ketika kudekap, kau dekap aku lebih mesra

lebih dekat


apakah kau masih akan berkata

kudengar detak jantungmu

kita begitu berbeda dalam semua

kecuali dalam cinta 


cahaya bulan menusukku dengan ribuan pertanyaan

yg takkan pernah ku tahu dimana jawaban itu

bagai letusan berapi bangunkan dari mimpi

sudah waktunya berdiri mencari jawaban kegelisahan hati



Lirik lagu Nicholas Saputra – Puisi (Cahaya Bulan) ini dipersembahkan oleh LirikLaguIndonesia.Net. Kunjungi DownloadLaguIndonesia.Net untuk download MP3 Nicholas Saputra – Puisi (Cahaya Bulan).


0 komentar:

Post a Comment

 
Copyright © 2010 - All right reserved | Template design by Herdiansyah Hamzah | Published by Jurnalborneo.com
Proudly powered by Blogger.com | Best view on mozilla, internet explore, google crome and opera.